Rawat Hatinya

Salam....huh...agak boring jugak cuti begini...well, baru siap kemas rumah, so sedang berehat sekarang...tergerak hati pulak nak merakamkan sesuatu di dalam blog ni..mungkin dapat ku jadikan sebagai peringatan untuk diri ku di kemudian hari.. Hakikatnya manusia sering lupa dan perlu selalu ingat mengingati...

Kelmarin, aku berpeluang mendengar ceramah ringkas Ustaz Aagim...memang ringkas dan padat..boleh membuatkan aku menitiskan air mata...mengenangkan khilaf yang pernah ku laku kan dulu....

Tajuk yang di kupas ialah "Kelebihan di sebalik kelemahan"...

Kisah 1

Ustaz telah berkongsi pengalaman lampaunya ketika menjaga arwah adiknya satu ketika dulu sebelum dia bergelar ustaz...

Keadaan adik beliau pada waktu itu amat sukar...dia mengalami sakit yang hampir membuatkan matanya buta...dan sebahagian daripada badannya lumpuh...segalanya perlu di urus oleh ahli keluarga dan orang sekeliling....ustaz adalah antara orang yang rapat dan sering tidur disamping dan menjaga arwah...

Namun dalam keadaan yang begitu payah dan sukar, adik tidak pernah mengeluh apatah lagi kesal dengan keadaannya yang sedemikian rupa...Berat mata memandang..berat lagi bahu yang memikul....lantas Ustaz Aagim bertanya kepada adiknya :

Uztaz : "Dik...kenapa tidak mengeluh...apa keadaan ini tidak sukar bagi kamu..? kenapa kamu masih tidak mengeluh...?"

Adik : "Bang..untuk apa kita mengeluh.? Kenapa mesti mengeluh..? Ini adalah kehendak Allah..Allah telah mengukur sakit ku ini...tidak mungkin Dia menganiaya aku...tidak mungkin dia memberikan aku sesuatu yang tidak mampu aku tanggung...Allah itu Maha Bijaksana..pasti ada hikmahnya dia menjadikan aku sebegini..jadi, untuk apa aku kesal..?"

Sememangnya cerita ini menyentuh perasaan ku... mengajar supaya lebih menghargai dan mensyukuri apa yang ada... dan memanfaat segala ini di jalan Allah, sebaik yang mungkin...


Kisah 2

Sewaktu dipusat dakwah, Ustaz Aagim telah bertemu dengan seorang insan yang lumpuh seluruh anggota...namun hatinya tidak lumpuh...

Ustaz bertanya padanya, " Ketika ibumu meninggal, siapa yang menjaga kamu..?"

Lelaki lumpuh : "Bila ibu tiada, Allah yang menjaga dan mengurus saya ustaz.."

Ustaz bertanya lagi, " Kamu ada cita-cita..? Apa cita-cita kamu..?"

Lelaki lumpuh : "Cita-cita saya adalah melahirkan seorang anak yang bakal menjadi ulama.."

Subhanallah....jika kita melihat pada lahiriah...mana mungkin orang lumpuh dapat melahirkan zuriat....Tetapi dengan izin Allah, seorang wanita yang berhati mulia telah sudi untuk mengahwini lelaki lumpuh tadi...bila wanita ini di tanya kenapa dia mau mengahwini lelaki ini, beliau menjawab :

"Tidak mengapa ustaz, saya redha...biarlah sewaktu di dunia ini saya mengurus dia..mudah-mudahan di akhirat nanti Allah akan mengurusin saya..."

Dengan izin Allah, menurut Ustaz Aagim, ketika ini, pasangan tadi telah pun di anugerahkan seorang cahayamata berusia 3 tahun...

Masya'Allah...begitu indah dan ajaib kekuasaan Allah.... dan begitu mendalam sekali pengajaran dari kedua-dua kisah tadi....semoga ini dapat di jadikan iktibar dalam menempuh hidup di dunia yang sebentar dalam perjalanan kita menuju ke kampung akhirat yang kekal abadi...

Ramadhan Ya Kareem!!

Subhanallah...

Dengan kasih dan rahmatNya, Dia masih mengizinkan aku menghirup udara Ramadhan untuk kesekian kalinya...On my way back tadi...kelihatan suasana alam begitu indah...lain dari biasa...dingin yang tenang ... sesekali bulu roma ku merinding...bukan sekadar indah di mata...tapi turut menggamit perasaan...Mungkin kau juga rasa apa yang aku rasa..? hehe

Rata-rata blog yang aku singgah dihiasi dengan ucapan Ramadhan Al Mubarak..fenomena yang begitu menyegar di hati.... syiar Islam semakin bersinar... Alhamdulillah

Harapanku biarlah semangat ini bukan sekadar di blog atau untuk minggu pertama Ramadhan sahaja...Moga mogaa kita dapat memanfaatkan 30 hari ini sebaiknya....menggilap iman...memperbaiki ibadah....menambah yang kurang..dan memperindah yang elok...

Maaf ku pinta dari kalian yang sering singgah jika ada tutur kata ku yang mengguris hati ... atau ada kata yang tidak manis di baca...maaf ku pohon lahir dan batin...

Monolog Memori

Semalam aku terima kiriman pos express...bila ku buka...it's a book..."Travelog Haji. Mengubah Sempadan Iman"..Heard about it before..and kebetulan, pagi tu aku nampak buku yang sama di atas meja kawan sepejabat ku....What a coincidence...

Buku ni hadiah dari seorang teman for my bday...Alhamdulillah...thanks As...really appreciate it... You are really one in a million... May Allah be with you always..

Terdetik di hati aku....bila mengenang semula peristiwa perjalanan ku ke Tanah Suci setahun yang lepas...di mana sebenarnya cabaran itu...? Adakah dalam perjalanan ke Baitullah...? Adakah ketika berada di sana...? Adakah sewaktu aku berlari di antara Sofa dan Marwah...? Atau ketika aku tawaf...? Di mana sempadan itu...?

For things happened to me and my lil zayan...aku sedar...cabaran itu bermula setelah kami kembali semula ke bumi Malaysia..di sini lah cabaran sebenarnya bermula...apakah ziarah dan ibadah yang paling tidak selama 2 minggu itu mampu meninggalkan bekas di hati kami...dalam amal dan perbuatan kami...the way we see things...the way we do things..the way we evaluate the situations...the way we decide....the way we listen...see..feel...etc etc...

Apakah setelah semusim berlalu kami masih mampu mengekalkan harumnya bumi anbiya di hati kami....apakah kami masih mampu merasa hadirnya roh Rasulullah menyahut salam kami ketika beri'tikaf di Raudhah.....apakah kami masih ingat betapa dinginnya lantai Masjidil haram dan Baitullah ketika kami sujud dan mengagungkan kebesaran Allah pada setiap tasbih yang dilafazkan...

Adakah setelah semua itu kami makin ampuh menghadapi segala cabaran duniawi yang setiap ketika menekan jiwa dan hati...menduga iman...adakah hati ini masih mudah di lentur...atau kian menjadi keras umpama batu...? Adakah jiwa ini masih ingat untuk menyembuh sendiri dengan zikrullah dan selawat ke atas Rasul....apa kami masih ingat itu semua.....? Atau kami terus tenggelam dan terseret dalam kerisauan...tekanan dan lemas dalam arus yang terus menolak nolak ketepi dan ketengah..entah kemana arahnya lagi..

Subhanallah...hanya engkau yang Maha Mengetahui Ya Rahman....bimbinglah hati kami agar sentiasa berada di jalan mu...dan jangan lah Kau pesongkan hati ini setelah Engkau berikan petunjuk...amin...ya rabbal alamin...

Syukur Atas KasihMu



 Slalu kusakiti Engkau dengan dosaku 

Ku balas segala kebaikan-Mu dengan kekurangan 

Tiada pernah ku menyadari semuanya 

Bahwa nafas yang ku hirup adalah kuasa-Mu * 

Alhamdulillah ku syukuri semua 

Terimakasih ku Ya Allah Atas indahnya hidup ** 

Alhamdulillah ku syukuri semua 

Terimakasih ku Yaa Rabbi 

Atas rahmat dalam hidupku 

 Slalu ku tinggalkan Engkau dengan khilafku 

Kubalas segala kemurahan-Mu dengan keburukan 

Tiada pernah ku menyadari semuanya 

Bahwa nafas yang ku hirup adalah kuasa-Mu

Wonderful day...

Alhamdulillah...finally aku menghela nafas lega sedikit...segala yang dihajati dan dirancang berjalan dengan sempurna...

15th August...untuk kali ke-35 aku menyambut hari lahir aku...hehe..time flies....35 tahun yang sungguh indah dan penuh warna warni dalam hidup aku...

Ada suka..duka...gelak..nangis...macam macam wey..but Alhamdulillah..segalanya dilalui dengan baik..walau ada masa aku rasa hampir-hampir kalah dan tersungkur kebumi...tetap ada saja pertolongan yang diberi oleh yang Maha Esa...

Untuk keluarga ku yang tercinta..thanks for always being there for me...anda semua memang best!...Senyum dan tangis kalian adalah hidupku..

Untuk kawan-kawan yang tak putus putus mengucap salam dan doa panjang umur dan murah rezeki...I wish the same for all of you too..! Memang murah rezeki...order satu kek..but diberi percuma lagi satu...huhu...perayaan berganda....

Kek Utama....Kek Puding Jagung Berhias Anggur


Kek Supplementary...Kek Puding Pandan pun berhias anggur..dua dua yummy! Sedappp!!



Model-model iklan darlie...


My future anak menantu....kerja kuat...tinggal sisa tenaga pun masih nak posing..ceh!


Tidak diupa pada yang telah tiada...bacaan yasin dan tahlil dalam majlis yang sama...semoga Allah mencucuri rahmat ke atas roh nenda ku..dan kekanda ku..


Looking back to the pages of my life...it was not that bad actually..in fact it is the best God has given me..Thank you Allah...Thank you for everything... :-D


~Selamat menyambut Ramadhan Al Mubarak dan maaf zahir dan batin~

Pergi Tak Kembali



Al Fatihah untuk Ustaz Asri, vokalis kumpulan Rabbani atas kepulangan Allahyarham ke rahmatullah...Semoga Allah mencucuri rahmat ke atas rohnya dan memberi ketenangan kepada keluarga beliau untuk menghadapi ketentuan Allah... 

  Setiap insan pasti merasa 
Saat perpisahan terakhir 
Dunia yang fana akan ditinggalkan 
Hanya amalan yang dibawa 
 
Terdengar sayup surah dibaca 
Sayunya alunan suara 
Cemas di dada...lemah tak bermaya 
Terbuka hijab di depan mata 
 
Selamat tinggal pada semua 
Berpisahlah kita selamanya 
Kita tak sama nasib di sana 
Baikkah atau sebaliknya 
 
Amalan dan takwa jadi bekalan 
Sejahtera bahagia pulang...ke sana 
 
Sekujur badan berselimut putih 
Rebah bersemadi sendiri 
Mengharap kasih anak dan isteri 
Apa mungkin pahala dikirim 
 
Terbaring sempit seluas pusara 
Soal-bicara terus bermula 
Sesal dan insaf tak berguna lagi 
Hancurlah jasad dimamah bumi 

 Berpisah sudah segalanya 
Yang tinggal hanyalah kenangan 
Diiring doa dan air mata 
Yang pergi takkan kembali lagi