Dalam hidup kebanyakan kita selalu membandingkan diri kita dengan orang lain...ada masa kita sedar and ada masa bende tu jadi semacam impulsive behaviour...
Aku pun tak terkecuali...ada masa sedih or merungut at something yang kita takde and adore something yang orang lain ada or terima...
Sebenarnya kan...apa-apa pun yang kita lihat best pada orang lain tu tak semestinya best jugak untuk kita kalau kita ada bende yang sama...sebab tulisan hidup masing-masing berbeza...Apa yang dimiliki oleh orang lain adalah meant untuk orang tu and kalau kita study balik diri kita...we also have something yang orang lain envy...hehehe..apa bende tu?? Oooo that's for you to discover...
In short it's more on how you perceive your life....either it's half full or half empty...hakikatnya takkan mungkin kita boleh dapat semua benda yang kita nak dalam dunia ni...memadai dengan kita make the full use apa yang kita ada dan peluang yang kita miliki...kalau kita rasa kekurangan..nah orang lain pun sama sebenarnya....
In fact life is too short for us to worry about perfection...Yeah true...sometimes kita kehilangan sesuatu dan itu amat menyakitkan but bear in my mind..nothing last forever in this universe melainkan Allah...dan bila Allah ambil sesuatu dari kita dan kita redha...insya'Allah ia akan diganti dengan sesuatu yang lebih baik dari itu...that one for sure...
Setiap sesuatu yang datang adalah hanya untuk seketika...if you sad, it wont be forever...and if you're happy..make sure you enjoy every single moment of it...mengenang perkara pahit itu adalah lebih mudah kerana syaitan akan sentiasa cuba berbisik untuk menyesatkan hati kita supaya terus menyimpan amarah dan dendam serta kurang bersyukur....tapi melihat kebaikan seseorang lebih daripada kelemahan dan kesilapannya adalah sifat mahmudah yang di cintai Allah...Aku lebih suka mengenang kebaikan kerana itu menenangkan aku..Does it mean people have never done wrong to me.? Definately no...but I choose to remember the good things as it brings peace and harmony in life...moreover, aku sendiri pun bukan perfect...aku pun banyak buat silap dalam hidup..so kalau Allah boleh ampunkan hambaNya...siapa sangat la kita ni sebagai hamba yang kerdil dan lemah nak memanjang manjangkan bende yang negative... Therefore, jangan la terlalu banyak mengira-ngira atau mengenang kesilapan orang lain kerana diri kita sendiri pun sebenarnya sedang di hitung....
For me..aku bahagia dengan diri aku....I've gone through so many things in life and Alhamdulillah I've gotten so much too...What is happiness..? What is fulfilment? What is enjoyable? It depends on the yardstick that you've put as your measurement...yang penting setiap saat tu live life to the fullest..jujur dan adil lah pada diri sendiri dan orang lain... Then your glass will always be half full...
Ujian itu adalah tanda kasih Allah pada kita supaya sentiasa hampir padaNya...So, ingatlah...kalau kita risau tentang sesuatu yang kita takde or jika kita berada dalam permasalahan yang berat...cuba try hitung nikmat Allah yang dah kita dah dapat sebelum tu and banyak mana pula kepatuhan kita sebagai hamba yang boleh melayakkan kita menerima nikmat sebanyak itu...
Aku pun tak terkecuali...ada masa sedih or merungut at something yang kita takde and adore something yang orang lain ada or terima...
Sebenarnya kan...apa-apa pun yang kita lihat best pada orang lain tu tak semestinya best jugak untuk kita kalau kita ada bende yang sama...sebab tulisan hidup masing-masing berbeza...Apa yang dimiliki oleh orang lain adalah meant untuk orang tu and kalau kita study balik diri kita...we also have something yang orang lain envy...hehehe..apa bende tu?? Oooo that's for you to discover...
In short it's more on how you perceive your life....either it's half full or half empty...hakikatnya takkan mungkin kita boleh dapat semua benda yang kita nak dalam dunia ni...memadai dengan kita make the full use apa yang kita ada dan peluang yang kita miliki...kalau kita rasa kekurangan..nah orang lain pun sama sebenarnya....
In fact life is too short for us to worry about perfection...Yeah true...sometimes kita kehilangan sesuatu dan itu amat menyakitkan but bear in my mind..nothing last forever in this universe melainkan Allah...dan bila Allah ambil sesuatu dari kita dan kita redha...insya'Allah ia akan diganti dengan sesuatu yang lebih baik dari itu...that one for sure...
Setiap sesuatu yang datang adalah hanya untuk seketika...if you sad, it wont be forever...and if you're happy..make sure you enjoy every single moment of it...mengenang perkara pahit itu adalah lebih mudah kerana syaitan akan sentiasa cuba berbisik untuk menyesatkan hati kita supaya terus menyimpan amarah dan dendam serta kurang bersyukur....tapi melihat kebaikan seseorang lebih daripada kelemahan dan kesilapannya adalah sifat mahmudah yang di cintai Allah...Aku lebih suka mengenang kebaikan kerana itu menenangkan aku..Does it mean people have never done wrong to me.? Definately no...but I choose to remember the good things as it brings peace and harmony in life...moreover, aku sendiri pun bukan perfect...aku pun banyak buat silap dalam hidup..so kalau Allah boleh ampunkan hambaNya...siapa sangat la kita ni sebagai hamba yang kerdil dan lemah nak memanjang manjangkan bende yang negative... Therefore, jangan la terlalu banyak mengira-ngira atau mengenang kesilapan orang lain kerana diri kita sendiri pun sebenarnya sedang di hitung....
For me..aku bahagia dengan diri aku....I've gone through so many things in life and Alhamdulillah I've gotten so much too...What is happiness..? What is fulfilment? What is enjoyable? It depends on the yardstick that you've put as your measurement...yang penting setiap saat tu live life to the fullest..jujur dan adil lah pada diri sendiri dan orang lain... Then your glass will always be half full...
Ujian itu adalah tanda kasih Allah pada kita supaya sentiasa hampir padaNya...So, ingatlah...kalau kita risau tentang sesuatu yang kita takde or jika kita berada dalam permasalahan yang berat...cuba try hitung nikmat Allah yang dah kita dah dapat sebelum tu and banyak mana pula kepatuhan kita sebagai hamba yang boleh melayakkan kita menerima nikmat sebanyak itu...
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah kamu dustakan?"
(Surah Ar-Rahman)